Rabu, 15 Juli 2015

Tugas Kesehatan Mental: Review Film "The Roommate"



Kelompok 9 :  
·       Denanda Woro Katrien 12513160
·       Farouq Fathurrahman   13513270
·       Ika Rahmawati              14513239          
·       Sendy Angelir C. J.       18513368

Kelas: 2PA12

I.                   SINOPSIS FILM THE ROOMATE

The Roomate menceritakan tentang seorang mahasiswi yang baru datang dari New York ke Los Angeles untuk mengikuti perkuliahan di ULA (University of Los Angeles) yaitu Sara dan bertemu dengan teman baru yang juga merupakan teman sekamar nya yaitu Rebecca.
Awal pertemuan antara Sara dan Rebecca berjalan normal layaknya pertemanan antara remaja puteri pada umumnya, namun seiring berjalannya waktu Sara merasakan ada ke anehan dalam diri Rebecca. Rebecca bersikap cenderung protektif terhadap diri Sara dan memiliki keceburuan yang hebat apabila Sara sedang bertemu dengan teman-temannya yang lain dan juga kekasih Sara sendiri.
Sara yang memiliki kenangan menyedihkan selepasnya meninggal nya sang kakak menceritakan pada Rebecca bahwa Sara memiliki kalung peninggalan dari sang kakak serta tato di bagian dada kiri bertuliskan “Emily” yang merupakan nama kakaknya sengaja Sara persembahkan untuk mengenang kakaknya.
Kejadian teror yang pertama kali Rebecca lakukan adalah menyiksa Tracy salah satu teman wanita yang dekat dengan Sara. Rebecca menyiksa Tracy di dalam sebuah kamar mandi dengan begitu sadis. Rebecca menganggap bahwa Tracy dapat memberikan dampak buruk bagi kehidupan Sara. Teror selanjutnya adalah Rebecca menyiksa dosen Sara yaitu Prof. Roberts, karena dosen tersebut telah melakukan pelecehan seksual dan mencium Sara di dalam ruangan pribadi nya. Semua itu Rebecca lakukan tanpa sepengetahuan Sara. Sikap Rebecca di tambah lebih aneh lagi dengan menggunakan kalung milik Sara yng merupakan peninggalan dari kakaknya tanpa seijin Sara.
Pada suatu ketika Sara memberikan anting miliknya untuk Rebecca dan berharap Rebecca akan memakainya. Hal yang Sara tidak ketahui bahwa bagian daun telinga Rebecca tertutup rapat tidak terdapat lubang tindikan yang berarti Rebecca tidak bisa memakai anting pemberian dari Sara. Namun ketika Sara sedang pergi keluar, Rebecca secara paksa menindik sendiri bagian daun telinga nya hingga penuh darah dengan tujuan agar dia bisa memiliki lubang tindikan dan bisa menggunakan anting yang Sara berikan padanya.
Pada perayaan Thanksgiving Sara berniat untuk menghabiskan waktu bersama Stephen kekasihnya dan menceritakan hal tersebut pada Rebecca. Rebecca yang mendengar cerita itu pun tidak mau bila Sara meninggalkannya di perayaan Thanksgiving. Rebecca kemudian membunuh kucing milki Sara dengan memasukannya ke dalam mesin laundry. Kemudian Rebecca membuat luka memar di sekujur tubuhnya, memukuli wajah nya hingga biru lebam, menggores kaki dan tangannya dengan pisau dan terakhir menggores perutnya sendiri hingga penuh luka. Setelah Sara pulang dari kuliah dia melihat Rebecca terbujur lemas dengan di penuhi luka sekujur tubuhnya, Rebecca mengarang cerita pada Sara mengatakan bahwa dirinya di perkosa dan di siksa oleh sekelompok pria saat sedang mencari kucing kesayangan milik Sara. Rebecca pun meminta pada Sara agar mau menemani nya di perayaan Thanksgiving bersama keluarganya karena kondisi nya yang sedang shock seperti ini.
Setiba nya di rumah keluarga Rebecca, Sarra heran karena kedua orang tua Rebecca terkesan takut pada anaknya di tambah lagi ketika Ibu Rebecca bertanya pada Sara apakah Rebeccamaish rutin meminum obat pribadinya. Namun belum sempat Sara bertanya lebih jelas lagi pada Ibu Rebecca, Rebecca muncul membuat Ibu Rebecca ketakutan. Saat sedang di kamar Rebecca, Sara menemukan sketsa wajah seorang wanita yang Rebecca gambar sendiri. Rebecca menjelaskan bahwa sketsa wajah tersebut adalah sahabat lamanya, Maria. Ketika Rebecca dan Sara sedang berjalan-jalan mereka bertemu dengan Maria, namun sikap aneh di tunjukkan Maria saat melihat kedatangan Rebecca. Maria ketakutan melihat Rebecca dan hendak menghindar, Maria juga mengatakan kepada Rebecca bahwa mereka bukanlah teman.
Kejanggalan pun terungkap setelah Sara menemukan obat merk Zyprexa di dalam laci milik Rebecca. Bersama Stephen, Sara menyelidiki kegunaan dari obat tersebut melalui internet dan terkejut mengethui obat itu di peruntukan untuk penderita bipolar dan skizofrenia yang merupakan gangguan jiwa. Sara terkejut dan ingin tidak banyak berurusan lagi dengan Rebecca. Hal yang membuat Sara semakin jengkel adalah Rebecca membuat tato di bagian dada kiri nya dengan tulisan yang sama persis seperti tato yang di miliki Sara untuk mengenang kakak nya. Rebecca berharap agar Sara dapat menganggap nya sebagai saudari nya sendiri, namun hal itu di tolak oleh Sara. Semakin lama Sara berusaha menghindar dari Rebecca dan berencana untuk tinggal di rumah milik sahabat lamanya yaitu Irene, mengethaui hal tersebut Rebecca pun menyandera dan menyiksa Irene di rumah nya. Sara pun mengkhawatirkan keadaan Irene karena tidak bisa di hubungi beberapa waktu ini, kemudian Sara menerima SMS dari Irene yang sebenarnya di ketik oleh Rebecca. Sara pun mendatangi rumah Irene, dan meneukan Irene yang di ikat pad atempat tidu. Perkelahian antara Rebecca dnegan Sara dan Stephen pun tak bisa terelakkan. Karena menyadari Rebecca tidak akan bisa lepas darinya, akhirnya Sara menusuk kan cutter pada pinggang Rebecca.
II.                TEORI KESEHATAN MENTAL
Dalam Film The Roommate, pusat perhatian kami adalah terhadap peran Rebecca yang cenderung protektif, impulsif dan sadis di tambah dengan beberapa ciri penjabaran mengenai syndrome yang ada pada perilaku Rebecca mirip dan cocok dengan beberapa gangguan kejiwaan seperti yang di jelaskan di bawah ini.

PSIKOPAT

Eysenck menyatakan bahwa seorang psikopat merupakan contoh individu yang mengalami gangguan tipe  kedua yaitu gangguan yang disebabkan tidak adanya respon terkondisi ke arah pemerolehan kebiasaan - kebiasaan yang diinginkan masyarakat dan mungkin sekali terjadi pada indibidu individu yang ekstravert yang kondisionabilitasnya rendah.

Sumber : Psikologi Kepribadian 3 TEORI-TEORI SIFAT DAN BEHAVIORISTIK

 By Calvin S. Hall & Gardner Lindzey

psikopat atau psikopati di sebut juga sosiopatik karna dari perbuatannya masyarakat merasa menderita dan di rugikan. Penderita psikopat umumnya tidak menyadari kalo mereka mengalami gangguan atau kelainan. Penderita pskopat juga seolah – olah tidak memiliki hati nurani dan suka berbuat seenaknya tanpa mempedulikan orang lain.

·         Psikopat adalah kelainan perilaku, khususnya berbentuk perilku yang anti sosial, yaitu tdak memperdulikan norma – norma sosial (sarwono, sarlito wirawan, 2000).   

·         Psikopat di pakai untuk menggambarkan manifestasi psikopatologis di dalam perilaku dan perbuatan individu, berdasarkan ketidakmampuannya utuk menghayati nilai – nilai antar pribadi, sosial dan moral ( Gunarsa S.S, 1985)
Sumber : Psikologi By Untuk Keperawatan
Robert Hare mengemukakakan delapan gejala penderita psikopat :
1.      Memiliki keahlian utuk menjadi pusat perhatian
2.      Egosentrik dan megalomania, menganggap dirinya paling hebat dan dapat menguasai orang lain
3.      Hidup sebagai parasit, menggunakan orang lain untuk mewujudkan tujuannya
4.      Manipulatif dan curang, mudah sekali berbohong tanpaz merasa bersalah sekalipun kebohonganya itu di ketahui orang
5.      Tidak merasa bersalah dan menyesal
6.      Tidak berempati
7.      Tidak bertanggung jawab
8.      Impulsif

Sumber : Brain Management for Self Improvement

 By dr. H. Taufiq Pasiak, M.Pd.I., M.Kes.


BIPOLAR
Bipolar adalah gangguan suasana hati yang menyebabkan depresi dan mania (euforia yang berlebihan )
Kretschmer mengelompokkan bentuk tubuh manusia dengan 4 tipe dan menghubungkan ciri - ciri kepribadiannya, yaitu
1.      Piknik
2.      Leptosom
3.      Atletik
4.       Displatik
Dari keempat tipe tubuh tersebut tipe piknik adalah tipe yang cenderung menderita sakit mental yaitu gangguan bipolar sedangkan pasien skizofrein lebih banyak di derita oleh orang yang bertubuh leptosom, atletik dan displatis

Sumber : Kesehatan Mental 1

 By Drs.Yustinus Semiun, OFM


Emil Kraepelin membagi gangguan psikosis menjadi dua yaitu : skizofrenia dan psikofisis manik – depresif atau bipolar. Kraepelin berpendapat bahwa skizofrenia di sebabkan karena ketidakseimbangan biokimiawi, sedangkan manik depresif di sebabkan karena abnormalitas dalam metabolisme tubuh. 
Ada empat jenis mood episode dalam Bipolar Disorder: mania, hypomania, depresi, dan episode campuran.
a.Tanda dan Gejala Mania
Gejala-gejala dari tahap mania bipolar disorder adalah sebagai berikut:
  1. Gembira berlebihan
  2. Mudah tersinggung sehingga mudah marah
  3. Merasa dirinya sangat penting
  4. Merasa kaya atau memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain
  5. Penuh ide dan semangat baru
  6. Cepat berpindah dari satu ide ke ide lainnya
  7. Seperti mendengar suara yang orang lain tak dapat mendengar
  8. Nafsu seksual meningkat
  9. Menyusun rencana yang tidak masuk akal
  10. Sangat aktif dan bergerak sangat cepat
  11. Berbicara sangat cepat sehingga sukar dimengerti apa yang dibicarakan
  12. Membuat keputusan aneh dan tiba-tiba, namun cenderung membahayakan
  13. Merasa sangat mengenal orang lain
  14. Mudah melempar kritik terhadap orang lain
  15. Sukar menahan diri dalam perilaku sehari-hari
  16. Sulit tidur
b.Tanda dan Gejala Hypomania
             Orang-orang dalam keadaan hypomanic merasa gembira, energik, dan produktif, tetapi mereka mampu meneruskan kehidupan mereka sehari-hari dan mereka tidak pernah kehilangan kontak dengan realitas. Untuk yang lain, mungkin tampak seolah-olah orang dengan hypomania hanyalah dalam suasana hati yang luar biasa baik. Namun, hypomania dapat menghasilkan keputusan yang buruk yang membahayakan hubungan, karier, dan reputasi. Tahap hipomania mirip dengan mania. Perbedaannya adalah penderita yang berada pada tahap ini merasa lebih tenang seakan-akan telah kembali normal serta tidak mengalami halusinasi dan delusi. Hipomania sulit untuk didiagnosis karena terlihat seperti kebahagiaan biasa.
Gejala-gejala dari tahap hipomania bipolar disorder adalah sebagai berikut:
1. Bersemangat dan penuh energi, muncul kreativitas.
2. Bersikap optimis, selalu tampak gembira, lebih aktif, dan cepat marah.
3. Penurunan kebutuhan untuk tidur.
c. Tanda dan Gejala Depresi Bipolar
Gejala-gejala dari tahap depresi bipolar disorder adalah sebagai berikut:
  1. Suasana hati yang murung dan perasaan sedih yang berkepanjangan
  2. Sering menangis atau ingin menangis tanpa alasan yang jelas
  3. Kehilangan minat untuk melakukan sesuatu
  4. Tidak mampu merasakan kegembiraan
  5. Mudah letih, tak bergairah, tak bertenaga
  6. Sulit konsentrasi
  7. Merasa tak berguna dan putus asa
  8. Merasa bersalah dan berdosa
  9. Rendah diri dan kurang percaya diri
  10. Beranggapan masa depan suram dan pesimistis
  11. Berpikir untuk bunuh diri
  12. Hilang nafsu makan atau makan berlebihan
  13. Menghindari komunikasi dengan orang lain
d. Tanda dan Gejala Episode Campuran

Tanda-tanda umum episode campuran termasuk depresi dikombinasikan dengan agitasi, iritabilitas, kegelisahan, insomnia, distractibility, dan pikiran berlomba (Flight of idea). Kombinasi energi tinggi dan rendah membuat suasana hati (mood) penderita beresiko yang sangat tinggi untuk bunuh diri.
Dalam konteks bipolar disorder, episode campuran (mixed state) adalah suatu kondisi dimana tahap mania dan depresi terjadi bersamaan. Pada saat tertentu, penderita mungkin bisa merasakan energi yang berlebihan, tidak bisa tidur, muncul ide-ide yang berlal-lalang di kepala, agresif, dan panik (mania). Akan tetapi, beberapa jam kemudian, keadaan itu berubah menjadi sebaliknya. Penderita merasa kelelahan, putus asa, dan berpikiran negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Hal itu terjadi bergantian dan berulang-ulang dalam waktu yang relatif cepat. Pada episode ini, penderita paling banyak memiliki keinginan untuk bunuh diri karena kelelahan, putus asa, delusion, dan hallucination.
Gejala-gejala yang diperlihatkan jika penderita akan melakukan bunuh diri antara lain sebagai berikut.
1.      Selalu berbicara tentang kematian dan keinginan untuk mati kepada orang-orang di
sekitarnya.
2. Memiliki pandangan pribadi tentang kematian.
3. Mengkonsumsi obat-obatan secara berlebihan dan alkohol.
SCHIZOFRENIA
Schizophrenia merupakan gangguan mental kronis yang dapat melemahkan penderitanya. Penyakit ini menimbulkan gangguan pikiran dan persepsi pada dunia nyata. Biasanya, schizophrenia dialami oleh remaja pria pada awal 20-an, namun wanita juga dapat rentan menderita schizophrenia saat berusia akhir 20an atau awal 30an.

Istilah schizophrenia berasal dari bahasa Yunani yaitu skhizein (“membagi”) dan phrÄ“n (“pikiran”). Meski begitu, schizophrenia bukan berarti penyakit dengan pikiran atau kepribadian yang terbagi. Penyakit tersebut memiliki nama lain yaitu penyakit kepribadian ganda atau “multiple personality disorder”. Schizophrenia merupakan nama yang diberikan untuk penyakit perilaku sosial yang tidak normal dan ketidakmampuan mengenali mana yang nyata dan mana yang ilusi.
Skizofrenia menjelaskan mengenai suatu gangguan jiwa dimana penderita mengalami perpecahan jiwa adanya keretakan atau disharmoni antara proses berfikir, perasaan dan perbuatan, Kraepelin seorang ahli kedokteran jiwa dari kota Munich memaparkan skizofrenia sebagai bentuk kemunduran intelegensi sebelum waktunya yang dinamakannya demensia prekox (demensia : kemunduran intelegensi) prekox (muda, sebelum waktunya).
Penderita schizophrenia biasanya dirawat dengan memberikan obat antipsikotik. Obat ini digunakan untuk menekan aktivitas dari penerima hormon dopamin. Bimbingan, pelatihan, dan rehabilitasi juga merupakan tindakan yang penting dalam perawatan schizophrenia. Dalam kasus yang lebih serius, penderita dapat menjalani rawat inap untuk meminimalisir resiko.
Ada banyak perkiraan sebagai penyebab terjadinya skizofrenia, baik yang berasal dari badaniah (somatogenik) maupun psikologis (psikogenik). Perkiraan penyebab skizofrenia yang berasal dari segi fisik yang pertama adalah berasal dari faktor genetik atau faktor keturunan, hal ini telah dibuktikan dengan penelitian tentang keluarga penderita skizofrenia. Potensi untuk mendapatkan skizofrenia tidak langsung diturunkan melalui gen resesif, potensi ini mungkin kuat tapi mungkin lemah sebab selanjutnya juga akan tergantung pada lingkungan individu apakah akan menjadi skizofrenia atau tidak. Sama seperti penderita diabetes mellitus walaupun ia adalah resesif diabetes namun jika ia dapat menjaga pola hidup yang sehat maka ia tidak akan menderita diabetes. Selanjutnya adalah kelainan susunan syaraf pusat, yang terletak pada diensefalon atau kortex otak, kelainan tersebut mungkin disebabkan oleh perubahan postmortem.
Ada beberapa ahli yang menjelaskan mengenai teori psikogenik yang pertama adalah teori Adolf Meyer, menurut meyer skizofrenia merupakan suatu reaksi yang salah, suatu maladaptasi, oleh karena itu timbul suatu disorganisasi kepribadian dan lama-kelamaan orang itu menjauhkan diri dari kenyataan (otisme). Kemudian teori Sigmund Freud, menurut Freud dalam skizofrenia terdapat kelemahan ego, yang dapat timbul karena penyebab psikogenik maupun somatik, superego dikesampingkan sehingga tidak bertenaga lagi dan Id yang berkuasa serta terjadi suatu regresi ke fase narsisisme.
Gejala-gejala skizofrenia dibagi menjadi dua yaitu gejala primer dan gejala sekunder, gejala primer diantaranya gangguan proses pikiran (bentuk,langkah dan isi pikiran), gangguan afek dan emosi, gangguan kemauan, banyak penderita dengan skizofrenia mempunyai kelemahan kemauan. Mereka tidak dapat mengambil keputusan dan tidak dapat mengambil tindakan dalam suatu keputusan. Dan yang terakhir adalah gejala psikomotor juga dinamakan gejala katatonik atau gangguan perbuatan. Kemudian gejala sekunder yang terdiri dari waham, waham yang diderita penderita skizofrenik sering tida logis dan bizar. Tetapi penderita tidak memahami hal tersebut dan menganggap bahwa wahamnya merupakan fakta dan tidak dapat diubah oleh siapapun. Gejala sekunder yang kedua adalah halusinasi, pada skizofrenia halusinasi timbul tanpa ada penurunan kesadaran dan hal ini merupakan suatu gejala yang hampir tidak dijumpai pada keadaan lain. Paling sering pada skizofrenia adalah halusinasi pendengaran, halusinasi penciuman, halausinasi citarasa atau halusinasi taktil (singgungan).
Kraepelin membagi skizofrenia mejadi beberapa jenis:
1. Skizofrenia kompleks, gejala utama pada jenis simplex adalah kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan.
2. Jenis bebefrenik, gejala yang menonjol adalah gangguan proses berfikir, gangguan kemauan dan adanya depersonalisasi atau double personality.
3. Jenis katatonik, biasanya akut dan didahului oleh stress emosional, dapat terjadi stupor katatonik (penderita tidak menampakkan sama sekali ketertarikannya terhadap lingkungannya) dan gaduh gelisah katatonik ( terdapat hiperaktifitas motorik, tetapi tidak disertai emosi yang semestinya dan tidak dipengaruhi rangsangan dari luar).
4. Jenis paranoid, gejala-gejala yang menyolok adalah waham primer disertai dengan waham-waham sekunder dan halusinasi.
5. Episoda skizofrenia akut, gejala skizofrenia muncul mendadak sekali dan pasien seperti dalam keadaan mimpi. Dalam keadaan ini seakan-akan dunia luar dan dirinya sendiri berkabut.
6. Skizofrenia residual gejala yang menyolok adalah gangguan afek dan emosi, gangguan pikiran dan kemauan.
7. Jenis skizo-afektif disamping gejala skizofrenia menonjol pada saat bersamaan juga gejala depresi atau gejala mania.
Jenis- jenis pengobatan pada skizofrenia:
1. Farmakologi, pemberian neroleptika dosis rendah untuk skizofrenia menahun sedangkan dosis yang lebih tinggi diberikan pada penderita dengan psikomotorik yang meningkat.
2. Terapi elektro-konvulsi (TEK) terapi konvulsi dapat memperpendek serangan skizofrenia dan mempermudah kontak dengan penderita.
3. Terapi koma insulin, bila diberikan pada permulaan penyakit, maka akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
4. Psikoterapi dan rehabilitasi, psikoterapi yang dilakukan berbentuk suportif individual atau kelompok serta bimbingan yang praktis dengan maksud untuk mengembalikan penderita ke masyarakat.
5. Lobotomi prefrontal, dilakukan bila terapi lain secara intensif tidak berhasil dan bila penderita sangat mengganggu lingkungannya.

Pengobatan pada skizofrenia tidak dapat sempurna sembuh tetapi dengan pengobatan dan bimbingan yang baik penderita dapat ditolong untuk berfungsi terus, bekerja sederhna dirumah ataupun diluar rumah. Keluarga atau orang lain dilingkungan penderita diberi penerangan (manipulasi lingkungan) agar mereka lebih sabar menghadapinya.

Gejala dan Diagnosis Schizophrenia
Gejala schizophrenia biasanya dimulai dengan mengalami halusinasi seperti mendengar suara aneh. Mereka juga mengalami delusi serta memiliki pikiran dan ucapan yang semrawut. Pada kasus tertentu, penderita schizophrenia akan menjadi tidak tertarik berinteraksi dengan lingkungan sekitar, tidak menjaga kerapihan dan kebersihan diri, serta kehilangan motivasi.

Penderita schizophrenia tertentu akan mengalami kesulitan untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, mengakses memori jangka panjang, mengatur fokus perhatian, dan memproses informasi dengan cepat. Sekitar 30% – 50% penderita penderita schizophrenia kesulitan untuk menerima kenyataan bahwa mereka menderita penyakit tersebut dan tidak mau menerima perawatan.

Biasanya, kerentanan menderita schizophrenia mengalami puncak pada akhir masa remaja dan awal masa dewasa. Sekitar 40% pria dan 23% wanita yang didiagnosis schizophrenia mengalami gejala penyakit ini saat berusia sebelum 19 tahun. Perkembangan kondisi schizophrenia biasanya bersifat sementara atau terbatas. Beberapa kondisi tersebut bersifat prodromal dan biasanya berupa sikap anti sosial, mudah marah, ketidakpuasan terhadap kondisi sekitar, dan mudah canggung.

Diagnosis penyakit Schizophrenia dapat ditentukan berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder edisi ke 5 (DSM-V), atau International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10). Terdapat lima karakteristik gejala dari schizophrenia yaitu delusi, halusinasi secara terus-menerus, ucapan membingungkan, sangat berantakan, dan penurunan fungsi sosial seperti penurunan ekspresi emosional atau tidak mau berinteraksi dengan lainnya. Menurut diagnosis ICD-10, gangguan schizophrenia dapat bersifat kontinu atau episodik dimana delusi yang dialami akan hilang sepenuhnya atau tersisa sebagian dalam beberapa saat.

Seorang akan tergolong menderita schizophrenia jika mengalami minimal dua gejala klasik yang dijelaskan diatas secara signifikan dalam periode 1 bulan. Diagnosis menggunakan ICD-10 sedikit berbeda dengan DSM-V dimana ICD tidak melibatkan disfungsi sosial dan kinerja. Selain itu, ICD juga tidak mengidentifikasi apakah gejala tersebut telah berlangsung selama 6 bulan.

Pengujian awal dari schizophrenia dapat dilakukan dengan pengujian darah dan MRI atau CT scan. Pengujian ini ditujukan untuk mengetahui trauma fisik dan berbagai gangguan mental lainnya yang bisa saja terjadi di masa lalu. Selain itu, rekam jejak penderita gejala schizophrenia terhadap konsumsi alkohol atau berbagai zat psikoaktif lainnya juga mesti dilakukan untuk memastikan seberapa besar pengaruh zat tersebut dalam menimbulkan gejala schizophrenia.

Perawatan, Pengobatan, dan Pencegahan Schizophrenia
Perawatan schizophrenia biasanya dilakukan menggunakan obat antipsiotik untuk meredakan berbagai gejala psikotik, atau kegilaan. Obat ini mesti dikonsumsi pada setiap fase schizophrenia yaitu fase akut, penstabilan, stabil, dan penyembuhan.

Dua jenis obat antipsikotik yang biasanya menjadi resep adalah olanzapine (nama pasaran Zyprexa) dan risperidone (nama pasaran Risperdal). Belum diketahui mana dari kedua jenis obat ini yang lebih baik. Saat schizophrenia telah kronis, penderita harus menjalani terapi jangka panjang dan memilih untuk menggunakan antara obat psikotik dan antipsikotik. Obat antipsikotik biasanya memiliki resiko efek samping yang lebih rendah, namun dengan harga yang lebih mahal.

Pengobatan schizophrenia membutuhkan kerjasama dengan penderita dalam menentukan pilihan pengobatan, apakah itu menggunakan obat secara oral atau obat suntik. Selain itu, dokter biasanya membutuhkan beberapa kali uji coba hingga menemukan kombinasi obat yang tepat. Penderita harus bersabar dan bersedia bekerja sama untuk membantu kelancaran pengobatan. Selain itu, pasien juga sebaiknya mengambil pengobatan terapi kognitif-behavioral.

Karena dampak schizophrenia tidak hanya dirasakan penderita, penting bagi keluarga dan orang terdekat untuk memberi dukungan saat berinteraksi dengan penderita schizophrenia. Keluarga juga sebaiknya mempertimbangkan untuk mengambil terapi menangani penderita untuk mengenali dan mengurangi jenis interaksi yang dapat memicu kambuhnya gejala schizophrenia. Selain memberi dukungan, keluarga juga sebaiknya menjaga kondusivitas lingkungan rumah dan kerja untuk menurunkan resiko yang tidak diinginkan.

Hingga saat ini, pengobatan yang pasti untuk penyakit schizophrenia belum ditemukan. Penyakit ini juga sulit dicegah karena tidak ada tanda yang jelas bagaimana penyakit ini berkembang. Sejauh ini, baru ada bukti sementara terkait efektivitas dari upaya awal pencegahan penyakit schizophrenia. Dari upaya yang sejauh ini dilakukan, pencegahan awal dapat memberi hasil positif dalam jangka pendek, namun tidak begitu berpengaruh setelah lewat dari 5 tahun.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, terapi kognitif-behavioral sebaiknya dilakukan oleh penderita schizophrenia dapat menurunkan resiko kegilaan. Bagi yang belum terdiagnosis schizophrenia, sebaiknya hindari penggunaan narkoba yang tergolong cannabis (genus dari ganja), kokain, dan amfetamin. Jenis narkoba ini ternyata terkait dengan perkembangan penyakit schizophrenia.

NB: Jika ada yang ingin mendownload atau menonton film ini secara langsung, silahkan klik link berikut: The Roommate (2011)

Mohon kritik dan saran nya di kolom komentar ya ^^ Terima kasih

Minggu, 02 November 2014

Kecanduan Internet dan Cara Mengatasinya

Nama: Farouq Fathurrahman
Kelas: 2PA12
NPM: 13513270

Internet merupakan salah satu perkembangan teknologi dan informasi saat ini. Hampir seluruh manusia di penjuru dunia sering menggunakan internet di samping aktivitas sehari-harinya, baik itu untuk mencari informasi, bermain game, ataupun berkomunikasi dengan orang lain  yang berada di tempat yang jauh dari kita tanpa mengenal jarak dan waktu, dimana saja dan kapan saja. Dengan adanya internet, semuanya menjadi cepat dan praktis.

Dikutip dari situs Livescience, Selasa, 28 Mei 2013, kecanduan internet seperti ini sebenarnya dipengaruhi oleh struktur internet itu sendiri. "Internet tidak membuat kecanduan dengan cara seperti obat-obatan. Tapi internet adalah kegiatan yang kompulsif, sangat menarik dan mengalihkan perhatian," ujar Tom Stafford, pakar psikologi kognitif dari Universitas Sheffield, Inggris.

Berapa lama orang-orang di dunia menggunakan internet dalam sehari?

Jika orang menggunakan internet lebih dari enam jam setiap harinya hanya untuk bersenang-senang (selain dalam belajar, bekerja, atau mencari informasi yang penting), dan merasa gelisah dan tidak tenang saat tidak menggunakan internet dalam sehari, bisa jadi orang tersebut mengalami kecanduan internet.

Menurut Kimberley Young, terdapat beberapa gejala utama kecanduan internet, yaitu:
1. Pikiran pecandu internet terus-menerus tertuju pada aktivitas berinternet dan sulit untuk dibelokkan ke arah lain.
2. Adanya kecenderungan penggunaan waktu berinternet yang terus bertambah demi meraih tingkat kepuasan yang sama dengan yang pernah dirasakan sebelumnya.
3. Yang bersangkutan secara berulang gagal untuk mengontrol atau menghentikan penggunaan internet.
4. Adanya perasaan tidak nyaman, murung, atau cepat tersinggung ketika yang bersangkutan berusaha menghentikan penggunaan internet.
5. Adanya kecenderungan untuk tetap on-line melebihi dari waktu yang ditargetkan.
6. Penggunaan internet itu telah membawa risiko hilangnya relasi yang berarti, pekerjaan, kesempatan studi, dan karier.
7. Penggunaan internet menyebabkan pengguna membohongi keluarga, terapis dan orang lain untuk menyembunyikan keterlibatannya yang berlebihan dengan internet.
8. Internet digunakan untuk melarikan diri dari masalah atau untuk meredakan perasaan-perasaan negatif seperti rasa bersalah, kecemasan, depresi, dan sebagainya.
Jika sedikitnya 5 gejala sudah dipenuhi oleh pengguna tersebut, maka pengguna tersebut sudah dapat digolongkan sebagai pecandu internet.

Kecanduan internet dapat memberikan dampak negatif bagi para pengguna. Dampak negatif pada psikis bagi orang yang telah kecanduan internet, yaitu ia akan merasa gelisah saat sebentar saja tidak menggunakan internet. Selain berdampak negatif pada psikis, kecanduan internet juga memberikan dampak negatif pada fisik seseorang. Jika seseorang mengalami kecanduan internet, ia akan betah duduk berlama-lama demi menggunakan internet, dan akan berakibat pada sendi dan tulang yang akan menjadi kaku. Lalu, saat ia sedang sibuk dengan internet, ia akan lupa terhadap semua hal, baik itu makan, bahkan menunaikan beribadah pun jadi terbengkalai.

Jika anda merasa mengalami kecanduan internet, tidak perlu cemas. Anda dapat mengatasinya sendiri dengan beberapa cara, yaitu:
1. Niat dan membulatkan tekad
Bagi anda yang telah kecanduan internet dan ingin kembali seperti sedia kala, anda harus menancapkan niat dan tekad dalam hati untuk mengurangi penggunaan internet dalam keseharian.
2. Melakukan kegiatan yang bermanfaat
Agar tidak terus-menerus mengakses internet, anda dapat menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan lain yang lebih bermanfaat untuk mengalihkan anda agar tidak mengakses internet.
3. Rajin beribadah dan mendekatkan diri pada Allah
Agar tidak mengakses internet, anda pun dapat mengalihkannya dengan rajin beribadah sesuai agama dan kepercayaan anda. Mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa akan menjauhkan diri anda dari kebiasaan membuang waktu dalam mengakses internet.
4. Bersosialisasi
Anda pun dapat mengatasinya dengan bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar anda, seperti keluarga, sahabat, ataupun kekasih. Dapat juga dengan mengikuti komunitas-komunitas agar meningkatkan tingkat sosialisasi anda pada orang lain.

Jadi, internet yang merupakan bukti dari perkembangan teknologi tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga memberikan dampak negatif yang besar bagi penggunanya. Internet dapat membuat komunikasi dengan orang yang jauh menjadi dekat, tetapi internet pun dapat membuat komunikasi dengan orang yang dekat menjadi jauh.

Sumber:

Selasa, 14 Oktober 2014

Internet dan Penggunaannya dalam Psikologi

Nama: Farouq Fathurrahman
Kelas: 2PA12
NPM: 13513270

Internet.. Seringkali kita mendengar dan mengucapkan kata itu, bahkan kita selalu memakainya dalam hal-hal di keseharian kita. Tetapi, taukah kalian apakah internet itu?
Internet berasal dari kata "inter" (interconnected) yang berarti antar koneksi, dan kata "net" (networking) yang berarti jaringan). Jadi menurut saya, Internet atau kependekan dari Interconnection networking adalah seluruh jaringan yang saling terhubung dari satu komputer ke komputer yang lain di seluruh penjuru dunia. 
Internet menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol / internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai pertukaran paketnya. 

Penggunaan Internet dalam Psikologi
Seperti yang anda dapat lihat dalam kehidupan saat ini, internet sangatlah bermanfaat bagi manusia, karena dapat dalam sekejap mengirim atau menerima berbagai informasi dari penjuru dunia, salah satu manfaatnya adalah dalam bidang psikologi.
Tetapi, apa itu Psikologi?
Psikologi berasal dari kata “psyche” yang berarti jiwa dan “logos” yang berarti ilmu pengetahuan. Menurut Plato dalam buku Psikologi Umum oleh Kartini Kartono pada tahun 1996, psikologi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat, hakikat, dan hidup jiwa manusia.
Jadi internet dapat membantu dalam upaya pengembangan ilmu dan pemaksimalan dalam aplikasi ilmu Psikologi. Contohnya, dengan adanya internet, kita dapat mengakses situs-situs psikologi dengan sangat mudah dan cepat.
Salah satu bentuk nyata dari aplikasi Teknologi Informasi dalam bidan Psikologi adalah E-Counseling. Internet menawarkan proses psikoterapis dengan media komunikasi yang baru, dimana mereka dapat memberikan intervensi psikoterapi. Itulah yang disebut dengan E-counseling. E-conseling merupakan pelayanan intervensi psikologi yang dilakukan melalui Internet. Proses terapi terlebih dahulu dilakukan melaui media ini agar dapat disusun rencana dalam melakukan intervensi psikologi secara face-to-face atau bertatap muka yang akan dilakukan. Fungsi dari e-counseling adalah untuk membantu terapis dalam mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan kliennya, sebelum akhirnya terapis dan klien sepakat untuk bertemu secara langsung untuk melakukan proses terapis selanjutnya. Dalam aplikasinya, psikoterapi online menawarkan tantangan baru bagi para terapis yang tertarik untuk menggunakan media ini dalam memberikan pelayanan psikologi. Perbedaan antara komunikasi berbasis teks interaktif dan komunikasi verbal in-person yaitu menciptakan tantangan baru yang sebelumnya tidak di temui dalam terapi face-to-face (secara langsung).
Selain e-conseling, bentuk dari penerapan teknologi dalam psikologi yang lainnya adalah program SPSS. Program ini memang dibuat untuk membantu berbagai macam bidang ilmu dalam mempermudah pengembangannya tersebut, salah satu ilmu yang dapat menggunakan aplikasi ini adalah Psikologi. SPSS dapat membantu mengolah data. Data yang diaplikasikan dalam SPSS adalah data secara kuantitatif. SPSS sangat membantu dalam bidang psikologi ketika seseorang sedang melakukan penelitian di bidang psikologi dengan metode kuantitatif. Dalam penelitian, jumlah subjek yang dibutuhkan tidaklah sedikit, karena untuk memperoleh hasil yang akurat memerlukan cukup banyak subjek sebagai respondennya. Disinilah peranan SPSS sangat dibutuhkan. Data yang telah diperoleh untuk diolah bukanlah data yang sedikit dan sangat melebihi daya tampung manusia. Jika pengolahan tersebut harus dilakukan secara manual, akan terjadi kelelahan, hasil yang tidak akurat, dan akan sangat membuang energi dalam pelaksanaanya. Dengan aplikasi SPSS lah berbagai masalah yang muncul jika diolah secara manual dapat teratasi.

Sumber:
http://dyahitubuttet.blogspot.com/2012/11/penggunaan-internet-dalam-ilmu-psikologi.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Internet

Senin, 30 Juni 2014

Cerita Pendek - Akibat Kejahilan

Nama: Farouq Fathurrahman
Kelas: 1PA13
NPM: 13513270


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
          Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin.. Atas Rahmat dan karunia Allah Subhanahu wa ta’ala, saya telah dapat menyelesaikan tugas akhir mata kuliah softskill: Matematika & Ilmu Alamiah Dasar dengan membuat cerita pendek buatan saya sendiriyang berjudul “Akibat Kejahilan”. Saya membuat cerita ini karena saya ingin mengingatkan kepada seluruh pembaca agar tidak menjahili dan menakut-nakuti orang lain agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan saya berharap agar tidak ada lagi orang yang menjahili temannya hanya untuk kesenangannya sendiri. Sekian dari saya, mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Silahkan membaca.
Wa billahi taufiq wal hidayah, wa ridha wal inayah
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh





Akibat Kejahilan

Di salah satu SMA di Bekasi, ada siswa yang selalu mengerjai siswa-siswa yang lain dengan teror hantu di sekolah, tidak lain dan tidak bukan, anak tersebut bernama Dika. Dika hanya mempunyai satu teman di sekolahnya, yaitu Burhan. Burhan mengetahui bahwa Dika lah yang menyebar teror hantu di sekolahnya, tetapi dia hanya diam karena dia tidak tega Dika yang merupakan teman SMP nya sampai ketahuan. Burhan hanya sesekali memperingatkan Dika untuk berhenti menyebar teror itu walaupun pada akhirnya tidak didengar oleh Dika.
           Pada suatu pagi, Dika berencana untuk mengerjai seorang siswi yang bernama Ziah dengan mengajak Burhan.
            “Apa? Kau ingin mengajakku menakut-nakuti Ziah? Sudah berulang kali aku katakan, berhenti menakut-nakuti seisi sekolah, apalagi Ziah. Kau tahu kan Ziah itu penakut? Lagipula Ziah itu kan..” Burhan tiba-tiba diam.
            “Kenapa memangnya? Kau suka ya sama Ziah? Haha. Sudahlah, ikut saja. Aku tahu kau tidak tega dengannya. Tenang saja, tidak akan terjadi apa-apa.”, santai Dika.
            “Eh? Tidak.. Awas saja kalau Ziah sampai kenapa-napa..”, jawab Burhan khawatir.
            “Kenapa kau jadi penakut seperti ini sih? Ah aku cuma ingin melihat ekspresinya saat pujaan hatimu teriak ketakutan kok haha”, kata Dika.
            “Penakut? Siapa juga yang penakut? Pujaan hati? Apaan sih..? Iya aku ikut, tapi awas saja kalau kenapa-napa dengan Ziah..” jawab Burhan dengan penuh khawatir.
            Lalu mereka pun berbisik tentang rencana mereka. Mereka ingin menakuti Ziah saat piket sore dengan berpura-pura menjadi psikopat pembunuh yang memegang pisau.
Pada sore hari, Ziah ingin mengajak Tia untuk piket sore karena Ziah takut untuk piket sore sendirian.
            “Maaf yah ziah, aku tidak bisa. Aku masih harus membantu pekerjaan rumah karena ibuku sedang pergi”, kata Tia.
            “Iya tidak apa-apa kok”, kata Ziah dengan senyum.          
            Walaupun Ziah tersenyum, tetapi hatinya berdetak kencang karena takut. Saat perjalanan ke sekolah pun, ia pun mulai mengeluarkan keringat dingin.
            “Tidak terjadi apa-apa.. tidak terjadi apa-apa.. tidak terjadi apa-apa..”, Ziah meyakinkan diri sendiri.
            Saat Ziah tiba di sekolah, Burhan dan Dika pun telah bersiap di gudang lantai 2. Dika pun menyuruh Burhan untuk mengecek keadaan disekitar. Lalu Burhan pun sontak melihat Ziah yang datang dengan baju olahraga sekolahnya beserta kerudung berwarna putih dengan bros kelinci berwarna biru.
            “Eh Ziah.. Se, se, sedang apa?”, tanya Burhan dengan panik.
            “Aku ingin piket sore. Burhan sendiri sedang apa?”, tanya balik Ziah pada Burhan dengan senyum.
            “Eh itu.. aku habis mengambil barang yang tertinggal hehe”, jawab Burhan dengan asal.
            “Hmm, kalau begitu, mau tidak menemani ku piket? Jujur aku takut jika harus piket sendirian. Tia tidak bisa ikut karena harus membantu ibunya”, jawab Ziah dengan menyentuhkan kedua telunjuknya.
            “Hmm.. bagaimana yah? Iyadeh, aku temani”, jawab Burhan dengan senyum.
“Horee.. terima kasih, Burhan. Kalau begitu hayu atuh”, ucap Ziah dengan senangnya.
            Mereka berdua pun pergi ke ruang OSIS untuk membereskan perlengkapan acara sekolah kemarin. Saat Mereka menuju ke gudang lantai 2, Ziah pun kaget tatkala Burhan menghilang secara tiba-tiba. Padahal sebenarnya Burhan pergi untuk segera mengirimkan pesan singkat kepada Dika bahwa Ziah telah berada di lantai 2. 
            Saat menaiki tangga, Ziah pun dikageti Dika yang berpura-pura menjadi psikopat yang membawa pisau. Lalu Ziah pun jatuh dari tangga dan kepalanya pun berdarah.
Burhan pun kaget melihat Ziah jatuh, dan langsung menyalahkan Dika. Mereka mengira Ziah meninggal tanpa mengecek detak jantung dan nafas Ziah karena panik, lalu mereka pun langsung membawa Ziah dan membuangnya di pinggiran sungai yang penuh limbah.
Pada malam harinya, Ziah pun terbangun..
“Bau apaan nih? Ih, ini dimana? Kok banyak sampah sih?”, kaget Ziah.  
            Fazila pun mengingat-ingat bahwa tadi ada orang yang mengejutkannya saat sedang melakukan piket disekolahnya. Lalu ia pun terpaksa pulang jalan kaki dengan badan yang kotor dan bau. Pada saat yang bersamaan, Burhan sedang ingin membeli makanan sambil memikirkan hasil perbuatannya.
            “Haduh, bagaimana jika aku ketahuan telah ikut-ikutan menakuti Ziah sampai Ziah meninggal ya? Ini semua emang gara-gara si Dika itu. Bisa-bisa aku dikeluarkan dari sekolah, atau bahkan dipenjara”  pikir Burhan dengan khawatir.
            Saat Burhan berjalan sambil termenung, dia melihat sesosok wanita berhijab yang tidak asing baginya, dan yang ia lihat adalah Ziah.
            “Zi, Zi, Ziaaah??”, tanya Burhan dengan wajah penuh ketakutan.
            “Eh Burhan, sedang apa disini?”, tanya balik Ziah dengan senyum manisnya.
             “Se, se, setaaaaan!!”, teriak Burhan sambil berlari.
            Burhan pun lari ketakutan melihat Ziah yang ia kira adalah hantu dari Ziah yang sedang menghantuinya. Tetapi saat sedang melarikan diri, ia pun menabrak tiang listrik yang ada di depannya.
            “Burhan tidak apa-apa? Sakit ya? Eh tadi kamu bilang apa? setan? mana? kyaaa!!” Ziah pun ikut berteriak.
            “Ya kamu sudah mati kan?” tanya Burhan
            “Mati? Ih jahat! aku itu masih hidup tahu!”tegas Ziah dengan wajah jengkel.
            “Ma, masih hidup? Kalau begitu maafkan aku, Ziah! Ini semua ide Dika. Aku hanya ikut-ikutan saja kok.”
            Burhan pun menjelaskan tentang rencana Dika dengannya kepada Ziah.
            “Hmm, enak saja aku dibilang sudah mati! Iya tidak apa-apa kok. Aku maafin. Sudah bangunlah” seperti biasa Ziah menjawab dengan senyumannya.
            “Terima kasih, maaf yah”, ucap Burhan
            Setelah Burhan mengetahui bahwa Ziah tidak mati, ia pun segera mengantarkan Ziah pulang kerumahnya dengan sepeda motor untuk mengobati luka Ziah dan menerangkan alasannya mengapa ia membantu Dika. Lalu Burhan bersama Ziah merencanakan sesuatu untuk mengerjai Dika.
            Keesokan harinya, Burhan pun menyuruh Ziah agar tidak masuk sekolah karena ini adalah bagian rencana yang ia buat, lagipula Ziah masih butuh istirahat. Lalu, saat di sekolah Burhan pun memberi tahu semua kejadiannya kepada Tia dan rencana yang ia buat serta meminta Tia untuk bekerja sama dengannya.
            Pada malam harinya, Burhan pun segera menelpon Dika untuk menemuinya di depan sekolah karena ingin membicarakan sesuatu. Dika pun segera pergi ke sekolah. Lalu Burhan, Ziah, dan Tia pun segera pergi ke sekolah.
            “Mana si Burhan si penakut itu?” tanya Dika dalam hati.
            Ziah pun mendekati Dika secara diam-diam. Lalu Dika mendengar suara seseorang yang memanggilnya…
            “Dikaa... Dikaa... Mengapa kau membunuhku..? Apa salahku dikaa..?”  tanya Ziah.
            “Su, suara siapa itu!?” Dika kaget.
            “Ini aku.. Ziaaah.. Temanmu yang telah kau bunuh~..”
            Ziah, Burhan dan Tia pun tertawa kecil dibalik semak-semak.
            “Zi, Ziah?? Apa maumu?”, tanya Dika dengan bergetar.
            “Kau harus matiii...”
            “Ma, maafkan aku, Ziah.. A,aku kapok”, ucap Dika dengan celana basah karena mengompol.
            “Matiii, matiii.. Kau harus mati ditanganku.. Arrggh..”, kata Ziah mangancam dengan mengaum.
            “Hei, kenapa kamu jadi siluman harimau? Aku kan menyuruhmu jadi setan, bukannya siluman”, bisik Burhan.
            “Hihi, maaf, maaf” bisik Ziah dengan mengedipkan mata pada Burhan.
            “Eh, iya tidak apa-apa kok..” kata Burhan dengan wajah memerah.
            “Ti, tidak.. Maafkan aku, Ziah. Aku tidak ingin mati dulu, aku belum kawin! Aku tidak ingin matiii!!”, seru Dika sambil lari terbirit-birit.
            Dika pun lari terbirit-birit dengan celananya yang basah karena ketakutan. Burhan, Ziah, dan Tia pun tertawa terbahak-bahak melihatnya.
            Sejak saat itu, Dika pun menjadi penakut dan jera tidak ingin menebar teror hantu di sekolahnya lagi.


Tamat

Jumat, 20 Juni 2014

Mengenai Nilai Matematika & Ilmu Alamiah Dasar

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
        Kali ini saya akan menceritakan diri saya mengenai nilai softskill Matematika & ilmu Alamiah Dasar. Sebelum itu, izinkan saya perkenalkan diri saya dahulu karena tak kenal maka tak saya (?)
        Nama saya Farouq Fathurrahman, sering dipanggil faruk (mungkin karena nama farouq terlalu sullit untuk diucapkan). -_- Saya dulu TK di TK Al-Hikmah, lalu SD di SDN Teluk Pucung 07, SMP Mutiara 17 Agustus 1 dan SMA nya tetap di SMA Mutiara 17 Agustus.
        Saat melihat semester 2 di kuliah ada mata kuliah matematika nya (walaupun matkul softskill), ntah kenapa saya merasa senang, karena bisa mendapat mata kuliah penghitungan. Kenapa? Yaa mungkin di semester 1 tidak mendapat mata kuliah penghitungan (padahal dulu ga begitu suka hitung-hitungan), dan saat saya mendapatkan materi-materinya, saya lupa-lupa ingat tentang rumus-rumus di SMA seperti diagram venn -_-
        Saya tadinya mengharap ada sedikit materi tentang fisika karena dulu saya menyukai pelajaran fisika. Tapi yang keluar justru materi tentang kimia, yaitu perubahan kimia dan fisika (walaupun ada kata "fisika"). Akhirnya saya mungkin tidak bisa optimal dalam mengerjakannya karena saya dari SMP tidak begitu bisa di pelajaran Kimia.
        Yang namanya mata kuliah M & IAD, pasti ada materi matematikanya, berhubung saya juga tidak begitu jago dalam matematika, saya pun lagi-lagi tidak bisa optimal dalam mengerjakan tugas.Tetapi saya tetap berusaha dalam mengerjakannya.
        Disamping itu, ternyata di matkul M&IAd terdapat tugas mengarang cerita, dan itulah mungkin yang cukup saya bisa, yaitu menceritakan kembali cerita rakyat, tugas yang sekarang saya tulis, dan tugas akhir, yaitu menulis cerita fiksi atau non fiksi.
        Dengan demikian, Insya Allah saya yakin mendapatkan nilai A, paling tidak mendapatkan nilai B karena saya tahu batas kemampuan saya^^
        Sekian cerita saya mengenai nilai mata kuliah softskill ini, maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan. Semoga bermanfaat.
Akhirussalam wa billahi taufiq wal hidayah, wa ridha wal inayah
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


NAMA  : FAROUQ FATHURRAHMAN
KELAS : 1PA13
NPM    : 13513270

Selasa, 10 Juni 2014

Graf

NAMA:
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kali ini saya akan menjelaskan tentang Graf dan memberikan contoh beberapa graf.
Pertama-tama saya akan menjelaskan sedikit tentang Graf.
Definisi Graf 
Secara matematis, graf didefiniskan sebagai berikut :
Definisi. Graf G didefinisikan sebagai pasangan himpunan (V, E) ditulis dengan notasi G = (V, E), yang dalam hal ini V adalah himpunan tidak-kosong dari simpul-simpul (vertices atau node) dan E adalah himpunan sisi (edges atau arcs) yang menghubungkan sepasang simpul (vertices).
Definisi di atas menyatakan bahwa V tidak boleh kosong, sedangkan Eboleh kosong. Jadi, sebuah graf dimungkinkan tidak mempunyai sisi satu buah pun, tetapi simpulnya harus ada, minimal satu.

Jenis-Jenis Graf

Graf dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan sudut pandang pengelompokannya. Pengelompokkan graf dapat dilihat berdasarkan banyaknya simpul, ada tidaknya sisi ganda atau loop dan berdasarkan orientasi arah pada sisinya.

Berdasarkan banyaknya simpul, graf dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Graf berhingga (Limited graph)
2. Graf tak berhingga (unlimited graph)

Berdasarkan ada tidaknya sisi ganda atau ada tidaknya loop, graf dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Graf sederhana (simple graph)
2. Graf tak sederhana (unsimple graph)

Berdasarkan orientasi arah pada sisinya, graf dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Graf berarah (directed graph)
2. Graf tak berarah (undirected graph)

Graf sederhana khusus, yaitu:
1. Graf lengkap (completed graph)
2. Graf lingkaran (cycle graph)
3. Graf lintasan (path graph)

http://www.academia.edu/4306800/PELABELAN_GRAF

Sekarang saya akan memberikan beberapa contoh graf 3D, 4D dan 5D beserta langkah-langkahnya.

1. Graf 3 Derajat
Adalah Graf dimana tiap node (titik) bercabang menjadi 3 garis.
Contoh Graf 3D:

Langkah-Langkah membuat salah satu Graf 3D:




2. Graf 4 Derajat
Adalah Graf dimana tiap node (titik) bercabang menjadi 4 garis.
Contoh Graf 4D:

Langkah-Langkah membuat salah satu Graf 4D:




3. Graf 5 Derajat
Adalah Graf dimana tiap node (titik) bercabang menjadi 5 garis.
Contoh Graf 5D:


Langkah-Langkah membuat salah satu Graf 5D:



Sekian dari saya, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penjelasan ataupun videonya
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh^^

Sabtu, 03 Mei 2014

Perubahan Fisika - Proses Pembekuan (Zat Cair Menjadi Zat Padat)

     


       Kali ini saya akan menjelaskan tentang salah satu perubahan fisika, yaitu proses pembekuan. Tujuan saya menulis post ini untuk memenuhi tugas softskill. Sebelum saya menjelaskan prosesnya, saya akan menjelaskan tentang apa itu perubahan fisika dan proses pembekuan.

     Perubahan Fisika merupakan perubahan zat yang tidak menyebabkan ternyadinya perubahan susunan kimia pada zat tersebut. Jadi, susunan persenyawaan atom-atomnya tetap, yaitu hanya perubahan bentuk, panjang, atau volum zat tersebut saja.

       Sedangkan proses pembekuan adalah proses dimana cairan berubah menjadi padatan. Hal ini terjadi karena adanya temperatur rendah yang dinamakan titik beku. Titik beku air adalah 0 °C.

Nah saya akan menjelaskan tentang alat dan bahan, serta proses terjadinya pembekuan.
Alat dan Bahan:
- Air
- Suhu Dingin (Freezer pada lemari es)

dan inilah proses terjadinya pembekuan.


Kesimpulannya adalah, jika air berada dalam suhu 0 °C , maka air itu akan membeku.
Demikian penjelasan dari saya, mohon maaf jika ada kekurangan.
Terima Kasih